Disalin dari : http://www.warnaislam.com/blog/jayideas/2011/1/13/21240/Mulai_Diri_Sendiri.htm

Oleh :  Zainal Abidin PHD

Setiap kali menempuh perjalanan dengan pesawat terbang, saya selalu berhadapan dengan para petugas front desk di meja check-in. Pada mereka, selalu saya minta untuk dapat duduk di dekat jendela. Alasannya, indahnya pemandangan di luar lebih bisa saya nikmati jika saya ada dekat jendela. Alasan yang lebih penting lagi, saya dapat sandaran tidur yang lebih luas! Hasilnya, kadang-kadang dapat. Lebih sering tidak dapat.

Guru saya mengajarkan, hanya orang gila yang mengharapkan hasil berbeda dengan tindakan yang sama. So, untuk mendapatkan hasil berbeda, saya harus mengubah tindakan. Hanya dengan permintaan, instruksi dan perintah, atau apapun namanya, tidak semua keinginan saya bisa dipenuhi. Apalagi saya bukan atasan para petugas itu. Supaya hasilnya lebih baik, saya harus mengubah apa yang saya lakukan!

Beberapa cara sudah saya lakukan. Tapi hasilnya, tetap saja belum maksimal, sampai kemudian seorang kawan mengajarkan bahwa kita bisa mengubah sikap orang lain dengan cara mengubah sikap kita sendiri.

Mulailah saya bereksperimen. Sejak ada dalam antrian, saya sudah mulai memperhatikan petugas yang bakal melayani saya di meja check-in. Satu pertanyaan sederhana. Kira-kira, apa yang bisa saya puji dari penampilan sang petugas?

Begitu saatnya tiba, saya maju dan berhadapan dengan sang petugas. Mulai pasang senyum terindah, dan meluncurlah serangan gombal saya. ‘Selamat siang. Baru potong rambut ya mbak. Kelihatan lebih langsing,’ sapa saya sambil menyerahkan tiket.

‘Eh iya pak. Mau duduk di mana?’ Jawabnya sambil tersenyum.

Aha! Pancingan saya dimakan. Langsung saya jawab, ‘Dekat jendela ya. Terima kasih.’

Cara ini berulang-ulang saya terapkan, baik pada petugas yang sama, maupun berbeda. Tersenyum, melancarkan pujian dilanjutkan dengan sedikit permintaan. Hasilnya, 90 persen sukses, bahkan untuk para petugas yang relatif sering bertemu, kursi dekat jendela selalu diberikan tanpa harus meminta. Satu pengecualian, yaitu jika saya datang agak terlambat dan semua kursi di dekat jendela sudah terisi semua!

Sejak dulu saya beranggapan bahwa mengubah sikap orang lain adalah sesuatu hal yang sulit. Tapi kini, hal yang sulit itu bisa jadi lebih mudah. Bukan dengan pendekatan kekuasaan. Bukan dengan uang. Bukan juga dengan pemaksaan. Tapi mulailah dengan mengubah diri sendiri.

Ubahlah dirimu, maka akan kau temui lingkungan sekitarmu ikut berubah!